Are you sure to enter this website ?
Cerita SeramCreepyPasta Indonesia

Backpacker

Backpacker

Cerita Seram

Alkisah ada seorang pemuda berumur 22 tahun yang memutuskan untuk menjadi seorang Backpacker. Ia ingin mengelilingi dunia dan melihat kehidupan yang eksotis dan belum pernah ia temukan sebelumnya.

Ia berpikir bahwa ini akan menjadi suatu pengalaman yang menyenangkan. Bebas pergi kemana saja, bertemu dengan orang-orang baru, dan pergi ke tempat yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya, dan yang menjadi tujuan pertamanya adalah Afrika.

Jadi ia langsung pergi menggunakan pesawat dan segera menjelajahi pendalaman Afrika. Pemuda ini tiba-tiba mendapatkan ide untuk menjadikan perjalanannya lebih menantang.

Ia akan menaiki bus secara acak tanpa tahu kemana bus itu akan membawanya dan dengan demikian ia dapat menjelajahi wilayah-wilayah yang mungkin tidak diketahui oleh para turis atau wisatawan lainnya.

Tentu akan menjadi pengalaman yang membanggakan bila ia menceritakan pada teman-temannya tempat-tempat indah yang belum pernah mereka kunjungi, pikir pemuda tersebut.

Rencana tersebut pun mulai di jalankan olehnya. Ia mulai menaiki sebuah bus secara acak tanpa tahu tujuan bus itu. Bus itu membawanya kepedalaman, masuk ke dalam hutan dan lembah yang eksostis.

Bus itupun mulai penuh dengan warga lokal. Namun pemuda itu merasakan keanehan. Orang-orang di dalam bus menatapnya dengan pandangan aneh. Mereka juga memilih berdiri ketimbang duduk di kursi sampingnya yang masih kosong.

Awalnya pemuda itu mencoba memakluminya sebab ia adalah orang asing. Namun tatapan orang-orang ini mulai mengganggunya. Pemuda itupun memutuskan untuk mengabaikannya, walaupun perasaannya kini mulai tidak nyaman.

Bus itu berhenti di sebuah halte dan tiba tiba seorang gadis cantik naik menarik perhatian pemuda itu, Namun gadis itu justru lebih terkejut ketika melihat pemuda itu di dalam bus. Dengan segera gadis itu menembus kerumunan dan duduk di samping pemuda itu, dan sekarang orang-orang tersebut menatap gadis itu.

Hey, Apa yang kamu lakukan di sini? Apa kau tak tahu kemana bus ini akan membawamu?” tanya gadis itu dengan bahasa yang dimengerti pemuda tersebut.

Merasa senang ada yang bisa berbicara dengannya, pemuda itu tampak senang dan menjawab, “Aku tidak tahu. Aku sedang berpetualang dan aku sendiri sebenarnya tidak tahu kemana tujuan bus ini.”

“Huh dasar bodoh, ku peringatkan padamu kalau sekarang kamu berada dalam bahaya besar!”

“Hah? Kenapa?”

Bus ini sedang menuju ke sebuah desa, dan desa tersebut bernama “Desa Pemakan Manusia”. Penduduknya adalah kanibal dan yang paling mereka suka adalah turis bodoh yang tersesat seperi dirimu ini.

Pemuda itu hanya tertawa mendengarnya. Namun ketika melihat wajah serius gadis itu, pemuda itu sadar bahwa gadis itu tak sedang berbohong.

“A.. apa kamu serius?”

“Tentu saja! Lihat saja di sekelilingmu jika kamu tak percaya. Mereka semua berasal dari desa itu.”

Pemuda itu menatap wajah-wajah mereka dengan ketakutan. Benar, mereka menatapnya dengan wajah lapar, bahkan beberapa dari mereka tampak membasahi bibir mereka dengan lidahnya, seakan-akan sedang membayangkan betapa lezatnya daging pemuda ini.

“Bus ini sudah hampir dekat dengan desa itu. Kita harus segera kabur.” Ucap gadis cantik itu.

Bus tersebut memperlamba laju karena hendak melewati sebuah tanjakan.

“Ini kesempatan kita! Lari sekarang!” jerit gadis itu.

Mereka berdua segera berlari ke arah pintu dan sebelum para penumpang lain sempat bereaksi, sang gadis segera menarik tuas darurat untuk membuka pintu. Mereka pun segera melompat keluar, kerumunan di belakang langsung mengamuk dan mencoba mengejar mereka.

“Cepat lari!”

Pemuda itu berusaha keras mengikuti gadis itu naik ke sebuah bukit yang terjal. Setelah sekuat tenaga melarikan diri, ia menoleh dan menyadari bahwa orang-orang desa itu telah menyerah. Mereka memutuskan untuk tidak mengejarnya lagi dan kembali masuk ke dalam bus.

“Te… terima kasih…” pemuda itupun duduk di atas tanah sambil terengah-engah, namun lega, sebab nyawanya terselamatkan.

“Nah,” bisik gadis itu sambil menjilat bibirnya, “akhirnya aku bisa makan sendiri.”

Baca Juga: Susan Hemsworth

error: Content is protected !!