Are you sure to enter this website ?
Cerita HantuCreepyPasta Indonesia

Cerita Horror di Kantor

Cerita Horror di Kantor

Frans, Mark, Johnny, dan Dave sedang duduk di ruang istirahat kantornya. Masing-masing mereka membawa segelas kopi sendiri.

“Ini sudah jam 8 malam.” kata Johnny mengeluh.

“Kenapa memangnya?” tanya Dave sambil menegak kopinya.

“Ini malam Jumat. Dan kita lembur di sini, di kantor yang menyeramkan. Oh Tuhan! 7 tahun bekerja di sini, baru kali ini aku lembur di malam Jumat.” keluh Johnny.

“Oh… kau takut legenda itu, kan?” tanya Dave dengan nada mengejek.

Kedua temannya cekikikan mendengar kata Dave.

“Yeah, mari kita ceritakan ulang, agar si penakut ini makin takut.” ejek Frans.

“Jangan… jangan…” pinta Johnny dengan ketakutan.

Tapi, Frans sudah memulai ceritanya.

“Dahulu kala, sekitar 20 tahun lalu, ada seorang pengarang muda bernama Vitaly. Ia bekerja di kantor majalah ini, sebagai pengarang cerita horor.” kata Frans memulai ceritanya.24

“Cerita-cerita yang dibuat oleg Vitaly selalu menyeramkan dan bagus. Maka, majalah itu laku keras hanya karena cerita Vitaly.”

“Suatu ketika, Vitaly nampaknya kehabisan ide dan ceritanya selalu jelek. Penjualan majalah turun drastis karenanya.”

“Karena itulah, Vitaly dipanggil menghadap si bos, dan dimarahi atas penurunannya.”

“Makian itu sangat kotor. Aku bahkan tak bisa membayangkan Tuan Bryant yang galak itu bisa mengucapkan kata sedemikian kasar….”

“Karena bos Vitaly sangat kejam… Baiklah, lanjutkan Frans.” serobot Dave.

Frans menatap Dave dengan jengkel, lalu melanjutkan kisahnya.

“Konon, Vitaly benar-benar sangat tersinggung dengan kata-kata bosnya. Jadi, Vitaly yang terbawa emosi, menembak kepala si bos dengan pistol yang selalu ia bawa.”

“Stop!!! Jangan dilanjutkan!!!” pekik Johnny semakin takut.

Tapi Frans tidak menghiraukan.

“Vitaly mengambil pisau yang berada di sakunya, dan merobek perut bosnya. Lalu ia menjadikan kisah si bos yang dibunuhnya sebagai kisah terakhirnya, dengan judul “Damn Bos” lalu melarikan diri.”

“Oh iya, usus si bos tidak ada, menurut legenda, ususnya dimakan sendiri oleh Vitaly. Pembunuhan terjadi di malam Jumat dan menurut kabar, jika kau menceritakan kisahnya di malam jumat di kantor, Vitaly yang hilang akan datang dan membunuhmu.”

“Dasar bodoh!!! Kenapa kau ini?? Lihat!!! Vitaly pasti akan datang membunuh kita, dan kita akan mengetahuinya jika kita melihat kakinya yang bergoreskan huruf V. Dasar tolol!!!” jerit Johnny marah sementara ketiga temannya tertawa.

“Hei, hei, santai, Kawan. Dia tidak akan membunuh kau atau yang lain.” kata Mark menenangkan.

“Tahu darimana kau!?”tanya Johnny jengkel.

“Kalian sahabatku, untuk apa aku membunuh kalian?” kata Mark sambil bangkit berdiri.

Ketiga temannya melongo bingung.

Mark lalu menaikkan celana panjangnya, dan terlihatlah goresan huruf V di kaki kanannya.

Teman-temannya semakin bingung dan takut.

“Oh ya, ususnya tidak ku makan. Tetapi ku berikan pada anjingku. Jadi kalian jangan salah mengira.” kata Mark lagi sebelum akhirnya berbalik dan pergi.

error: Content is protected !!