Are you sure to enter this website ?
Cerita SeramCreepyPasta Indonesia

Daisy Destruction

Daisy Destruction A.K.A Red Room Tragedy

Daisy Destruction A.K.A Red Room Tragedy

Semua berawal dari seorang pria yang bernama Peter Gerald Schully. Ia lahir pada 13 januari 1963. Peter merupakan buronan Pedofil yang paling dicari oleh seluruh dunia.

Sebelumnya ia diketahui tinggal di Melbourne, Australia. Namun segera melarikan diri ke Mindanao, Filiphina, karna telah banyak sekali pelanggaran yang ia lakukan ketika berada di Australia.

Sebelumnya kita pasti tahu atau setidaknya pernah mendengar sebutan “Deep Web”. Bagi yang belum mengetahuinya, Creepy Files akan memberikan penjelasannya sedikit:

Deep Web adalah salah satu bagian internet yang lebih dalam, jika dibandingkan, Google, Bing, Yahoo hanyalah permukaannya saja dan semua konten yang ada di dalam Deep Web tidak akan anda temukan di sana.

Anda akan menemukan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang bahkan bisa dibilang mengerikan jika anda berhasil masuk dan terhubung dengan Deep Web.

Disanalah semua transaksi ilegal, penjualan narkoba, penjualan senjata api, penjualan manusia. penjualan organ tubuh dilakukan. Namun itu semua belum seberapa, masih ada hal lain yang lebih mengerikan dari itu semua, dan inilah yang akan kita bahas.

Untuk masuk ke dalam Deep Web dibutuhkan alat, pengetahuan, dan keahlian tertentu sehingga sulit dan tidak sembarangan orang bisa mengaksesnya. Namun semua itu bukan masalah untuk seorang Peter Schully.

Peter Gerald Schully
Peter Gerald Schully

Di dalam Deep Web ada sebuah situs live streaming penganiyayaan yang sangat terkenal dengan nama “Red Room” dan Peter Schully-lah orang dibalik situs mengerikan ini.

Di dalam Red Room kita dapat menjadi seseorang yang disebut “Host”. Sebutan Host akan diberikan kepada seseorang yang berani membayar paling tinggi ketika streaming berlangsung. Nantinya “Host” ini lah yang akan mengatur bagaimana acara tersebut berlangsung.

Melalui ruang chat, Host dapat meminta apapun yang dia inginkan untuk acaranya, seperti menyuruh sang “eksekutor” di video tersebut untuk memperkosa korban, menyiksanya, bahkan membunuhnya.

Peter Scully adalah orang yang membuat Red Room tersebut. Dia melakukan pekerjaannya seperti biasa, yaitu menjadi eksekutor di dalam Red Room, namun kali ini korbannya adalah anak berumur 11 tahun.

Pertunjukan-pun berlangsung, kali ini Host dalam acara tersebut meminta hal yang sungguh mengerikan. Ia meminta agar anak tersebut di MUTILASI HIDUP-HIDUP! 

Dan karena keinginan sang Host, Peter Scully pun langsung memutilasinya hidup-hidup. Kini, video mutilasinya sudah menyebar luas. Karena inilah Peter-pun langsung menjadi buruan polisi dan FBI.

Selama 4 tahun melakukan pencarian, akhirnya pihak berwajib berhasil menemukan dan meringkusnya di Filiphina, dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

 

Baca Juga: Inilah Kebohonga manfaat Susu Sapi, Ternyata Berbahaya!

error: Content is protected !!
Inline
Inline