Are you sure to enter this website ?
Cerita SeramCreepyPasta Indonesia

Love Test

Love Test

Cerita Seram

Di sebuah desa di pedalaman China, hiduplah sepasang suami istri yang memiliki anak gadis yang sangat cantik. Kecantikan gadis itu bahkan terkenal hingga ke desa dan kota tetangga, sehingga setiap bulan ada saja pria yang datang dari berbagai tempat untuk melamarnya.

Namun ada hal yang aneh … 

Para pria yang melamar gadis tersebut selalu tiba-tiba berlari di tengah malam seperti orang gila. Wajah mereka pucat karena ketakutan setangah mati. Namun mereka tak mau menjawab ketika ditanya apa yang telah terjadi pada mereka. Mereka hanya mengatakan ingin secepatnya pergi dari tempat itu dan tak ingin bertemu dengan gadis itu lagi.

Karena alasannya itulah, walaupun wajahnya sangat cantik, hingga saat ini gadis tersebut masih belum bersuami.

Orang tuanya mulai khawatir namun mereka tak menemukan ada satupun yang salah dengan putri mereka. Sifat dan sikapnya sangat halus dan sopan bahkan ia selalu baik pada setiap orang.

Hingga suatu malam, tibalah seorang pemuda yang datang dari desa yang cukup jauh. Ia mengatakan ingin menikahi putri mereka.

Tentu kedua orang tua gadis itu sangat gembira, namun mereka memperingatkan pemuda itu mengenai pemuda-pemuda lain yang mencoba melamar putri mereka. Tapi pemuda itu tetap bersikeras untuk menikahi putri mereka, apapun yang terjadi.

Akhirnya orang-tuanya pun mempertemukan pemuda itu dengan putri mereka di acara makan malam. Dan saat itu, tanpa sepengetahuan orang tuanya, gadis itu membisikkan sesuatu pada pemuda itu.

“Saat tengah malam temuilah aku di luar rumah. Hati-hati, jangan sampai ada siapapun yang tahu, termasuk orang tuaku!”

Pemuda itu mengangguk dan menepati janjinya.

Tepat tengah malam, ia menemui gadis itu yang telah menunggu di luar rumah. Di bawah pancaran cahaya rembulan, wajah gadis itu justru bertambah cantik. Ia lalu berkata pada pemuda itu.

“Malam ini aku akan mengajakmu ke suatu tempat. Namun sebelum itu, berjanjilah bahwa kamu tidak akan menceritakan pada siapapun tentang apa yang terjadi malam ini.”

“Baik, aku berjanji kepadamu!”

“Baiklah, bawa ini dan ikuti aku tanpa menanyakan apapun!” kata gadis itu sambil menyerahkan sebuah sekop, sementara ia sendiri membawa sekop yang lain.

Walaupun dalam hati pemuda itu bertanya-tanya, namun ia menepati janjinya untuk tidak menanyakan sesuatu apapun.

Akhirnya sampailah mereka di sebuah kuburan. Gadis itu langsung mengambil sekopnya dan menggali sebuah kuburan yang masih baru.

Dengan wajah ngeri, sang pemuda melihat gadis itu membuka peti jenazah dan menarik lengan jenazah dari dalam peti mati itu hingga terputus. Di bawah cahaya rembulan, gadis itu mulai mengigit lengan itu, kemudian mengunyah dan menelannya.

“Jika kau memang mencintaiku,” bisik gadis itu, “Kau akan melakukan apapun yang “suka” kulakukan.”

Tanpa disangka, pemuda itu mendekati gadis tersebut dan mengambil potongan tangan itu lalu memakannya, dan ternyata itu hanya sebuah manisan yang didandani seperti sebuah tangan.

Gadis itu tersenyum, “Ini adalah tes untuk membuktikan berapa dalam cinta pria-pria yang hendak melamarku. Pria2 yang melamarku selalu saja lari ketakutan, namun hanya kamu saja yang cukup berani melakukannya. Sesuai janjiku, aku akan menikahimu.

Pemuda itu justru mencibir, “Hmm.. Hanya begini saja?” katanya sambil membuang lengan palsu itu. Ia pun mengambil sekop dan mulai menggali kuburan lainnya. Direnggutnya sebuah tangan yang mulai membusuk dari dalam peti mati dan mulai memakannya dengan lahap.

“Emm.. Aku pikir,” katanya sambil terus mengunyah, “kamu seperti aku juga…”

Baca Juga: Tidak Cukup Satu

error: Content is protected !!