Are you sure to enter this website ?
Cerita SeramCreepyPasta Indonesia

Penyesalan Penjelajah Waktu

Penyesalan Penjelajah Waktu

Aku seorang penjelajah waktu.

Well, Tadinya..

Aku bisa menjelajah waktu kapanpun aku mau, baik ke masa lalu, ataupun masa depan.

Rasanya bisa kukatakan bahwa aku adalah ilmuwan jenius yang menjadi orang pertama di masaku, dan menemukan perjalanan waktu.

Aku bilang “rasanya” karena aku tidak ingat masa laluku.

Saat aku memiliki kemampuan ini, aku hanya dapat mengingat euforianya. Penglihatanku memancarkan warna yang belum pernah kulihat sebelumnya, tubuhku melebur menjadi jutaan partikel kecil, dan tanpa sadar tiba-tiba saja aku sudah ada di masa lain. Keren kan?

Namun masalahnya adalah, saat aku melakukan perjalanan waktu melalui terowongan yang mengeluarkan semua partikel dan atom tubuhku tersebut, aku akan kehilangan sebagian kecil memoriku, entah di mana. Dan saat perjalanan pertamaku, aku bahkan lupa semuanya tentang perjalanan pertamaku.

Sejak saat itu, aku mulai hati-hati dalam melakukan perjalanan waktu dan mengenai seberapa sering aku melakukannya. Aku memilih untuk membatasi kemampuanku agar menghindari peluang lupa mengenai hal yang penting.

Bahkan sekarang kurasa aku sudah melupakan banyak hal, dan kuharap hanya hal-hal yang kecil saja.

Setahun lalu misalnya, aku lupa warna rambutku, untung saja aku langsung teringat karena melihat cermin di kamarku. Tapi aku pernah mengalami kejadian yang lebih buruk, yaitu..

Aku lupa caranya bernafas,

Hal tersebut memaksaku untuk melompat dari mesin dan membuat diriku sendiri pingsan hingga tubuhku bisa bernafas secara mandiri.

Semua terjadi karena rasa penasaranku yang membuatku kacau seperti ini.

.

.

.

.

Saat tanggal 18 Juni 9214, para ilmuwan, dengan bantuan super komputer membuat prototip mesin yang bisa meramalkan kemungkinan yang ada dari sebuah kejadian yang akan datang. Sehingga membuat para pemikir dari milenium ini bisa melihat masa depan.

Ya, mereka hanya bisa melihatnya saja. Tampilan yang dihasilkan dari super komputer berbentuk kode dan teks, dan membuat para ahli pemrograman seperti balita yang sedang bermain-main dengan C++.

Namun akhirnya, hasil ramalan tersebut bisa terbaca dan memprediksi. Program ini berjalan 3 tahun dan memberi gambaran yang sangat akurat tentang masa depan.

Tapi tahun 9217, mesin tersebut berhenti beroperasi. Gambaran yang didapatkan semuanya tidak jelas, bahkan sampai super komputer mengalami kerusakan. Ilmuwan berteori bahwa inilah akhir dari kehidupan, lawan dari penciptaan ledakan besar dan para penganut agama mengatakan inilah kiamat bahkan akhir dari Tuhan itu sendiri.

Namun aku ingin tahu lebih jelas…

Mesin tersebut masih bisa memberikan tanggal terakhir prediksinya. Dan karena aku adalah seorang penjelajah waktu, aku merasa hebat karena akan mengetahui informasi yang orang lain tidak tahu. Ini menjadi alasan kenapa aku kesana, untuk mencari tahu dengan jelas kenapa ini bisa terjadi.

Dan aku berhasil pergi, #sungguh menyesal kenapa aku berhasil.

Aku gemetar, perutku mual, aku takut.

Bukan karena di depanku ada pria tinggi dengan senyum jahatnya dan sedang berjalan ke arahku.

Bukan juga karena teriakan kencang yang kudengar di telingaku yang bahkan tidak mirip teriakan manusia.

dan bukan karena di depan mataku, neraka sungguhan telah muncul di bumi.

Tapi karena…

 

aku lupa caranya menjelajahi waktu.

 

 

Baca Juga: Rekaman Wawancara dari Saksi Selamat “Jakarta Berdarah”

error: Content is protected !!
Inline
Inline