Are you sure to enter this website ?
Cerita SeramCreepyPasta Indonesia

Ramalan

Ramalan

Jane. Seorang wanita yang sangat percaya terhadap ramalan. Ia sangat ingin mengetahui masa depannya, dan apa yang akan terjadi dalam hidupnya.

Mendapatkan rekomendasi dari kerabatnya. Jane, pergi menemui seorang wanita tua yang memiliki reputasi sebagai paranormal yang akurat tentang prediksi masa depan seseorang.

Singkat cerita, bertemulah Jane dengan paranormal tersebut. Ia memegang kedua tangan Jane dan mulai menutup mata memasuki alam bawah sadarnya.

Dengan suara berat wanita tua tersebut berkata “Dalam empat tahun ke depan, Anda akan mendapatkan tiga buah keberuntungan dan mendapatkan sebuah nasib buruk.”

Mendengar hal itu Jane cukup merasa senang. Namun dalam benaknya ia bertanya-tanya, nasib baik dan buruk apa yang akan ia dapatkan dalam 4 tahun ini.

Beberapa minggu kemudian ia bertemu dengan seorang pemuda yang sangat tampan. Mereka saling tertarik dan akhirnya berkencan, mereka jatuh cinta pada pada pandangan pertama.

Jane berpikir mungkin ini adalah keberuntungan pertama yang di prediksi paranormal itu. 

Beberapa bulan kemudian, sang pria mengajak Jane untuk menikah, dan tentu saja ia langsung menerimanya. Orangtuanya sangat gembira dan pernikahan dihadiri oleh semua teman-teman dan keluarga mereka. Jane merasa hidupnya akan seperti yang diinginkannya.

“Ini adalah keberuntungan Kedua”, Pikir Jane

Jane sangat bahagia. Suaminya kaya dan ia mampu membeli apa saja yang ia mau. Beberapa bulan setelah pernikahan, ia menyadari dirinya hamil. Pasangan muda itu sangat senang. Mereka menunggu-nunggu kelahiran anak mereka dan sembilan bulan kemudian, mereka diberkati dengan bayi perempuan yang lucu dan sehat.

Ini adalah keberuntungan ketiga-ku.

Meskipun bahagia, Jane tetap merasa sedikit gelisah. Karena tiga keberuntungan telah ia dapatkan, sekarang hanya tinggal menunggu satu nasib buruk menghampirinya.

Dia menyadari bahwa dia tidak bisa menikmati hidup karena pikirannya akan bencana yang datang selalu hinggap di-pikirannya. Dia mulai bermasalah dengan tidurnya karena semua pikiran negatif dan rasa takut yang ia alami.

Suatu malam, dia mengalami mimpi buruk yang mengerikan. Dalam mimpi itu, ia melihat bayi kecilnya tidur nyenyak di tempat tidurnya. Tiba-tiba, sepasang tangan putih pucat mengangkat sang bayi dan membawanya ke jendela.

Jane menyaksikannya dengan perasaan ngeri. Ia melihat tangan itu membuka jendela dan melemparkan bayi itu keluar.

Saat itu juga ia terbangun. Keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya, jantungnya berdebar kencang. Ia langsung berlari ke kamar bayinya dan menemukannya tempat tidur sang anak kosong.

Jendela kamar terbuka, Jane bergegas melihat ke luar jendela, dan ternyata …

Bayi kecilnya yang cantik terbaring dalam genangan darah 

Kehidupan keluarga bahagia mereka telah hancur. Jane sangat yakin bahwa ini adalah nasib buruk yang diramalkan oleh wanita tua tersebut.

Namun, meskipun kejadian tersebut sangat membuat Jane dan suaminya terpukul. Mereka memutuskan untuk tetap kuat dan melanjutkan hidup mereka.

Suatu malam, Jane memiliki mimpi lain yang mengerikan. Dalam mimpi itu, ia melihat suaminya sedang terlelap berbaring di tempat tidurnya. Tiba-tiba, sepasang tangan putih muncul, tangan yang sama ketika ia memimpikan bayinya.

Kali ini tangan itu memegang pisau dapur besar dan mulai menusuk suaminya lagi dan lagi. Wanita itu ingin berteriak, namun tak ada suara yang dapat keluar dari mulutnya. Ia hanya bisa menangis saat suaminya dibunuh dengan penuh kekejaman.

Jane kembali terbangun dengan keringat dingin, jantungnya berdebar cepat. Ketika ia berpaling melihat suaminya, ia terkejut. Sang suami berbaring di sampingnya dalam genangan darah dan pisau yang mencuat dari dadanya.

Hidup Jane benar-benar hancur. Semua kebahagiannya telah lenyap.  Anak dan suaminya telah dibunuh dengan keji. Dia mulai teringat dengan ramalan wanita tua itu.

Paranormal tersebut meramalkan satu nasib buruk, bukan dua. “Lalu, bagaimana semua ini bisa terjadi?”, Pikirnya. “Prediksi itu salah.” Esok harinya ia langsung pergi menemui wanita paranormal tersebut.

“Peramal macam apa kau ini?” Jane berteriak pada Wanita tua itu “Kau memprediksi satu nasib buruk. Nah, hal itu terjadi. Anak saya telah dibunuh. Anda tidak pernah mengatakan kepada saya bahwa saya akan memiliki dua nasib buruk. Suami saya telah dibunuh juga!

Paranormal itu memandang Jane dengan kesedihan di matanya, lalu dengan lembut ia memegang tangan Jane dan mulai menutup matanya.

“Oh, wanita malang”, katanya. “Kamu tidak mengerti. Saya memprediksi tiga keberuntungan dan satu nasib buruk. Keberuntunganmu adalah bahwa kau akan bertemu dengan seorang pria tampan, menikah dan punya bayi yang lucu.”

“Sedangkan, satu nasib buruk-mu adalah bahwa kau akan memiliki sindrom tidur sambil berjalan” lanjutnya.

error: Content is protected !!
Inline
Inline