Zebra Cross

Cerita Hantu – Suatu malam, Aku hendak pulang setelah lelah bekerja seharian di kantor, “Sungguh malam yang sangat melelahkan” pikirku sambil menunggu lampu hijau yang tak kunjung berubah merah sedari tadi. 

Aku mengamati orang-orang yang berada di seberangku, mereka juga sama sepertiku, menunggu untuk menyebrangi Zebra Cross ini.   Namun tak sengaja aku melihat seorang wanita yang agak aneh di antara mereka   Pertama kali ku lihat aku kira dia mengenakan masker, namun ternyata bukan. Wajahnya nampak buram.   Aku mencoba mengamatinya lebih jelas, namun tetap saja wajahnya tak berubah. Bahkan bisa dibilang aku tidak bisa mengenali wajahnya, aku tidak tahu dimana hidung, telinga, maupun matanya. Seakan-akan wajahnya rata.   Walaupun penampilannya sangat menakutkan, yang anehnya orang-orang di sekitarnya tampak mengacuhkannya.   Akhirnya lampu merah pun menyala, mobil-mobil mulai berhenti dan orang-orang mulai menyebrang, termasuk aku.   Aku mencoba untuk sebisa mungkin menjauhi wanita tersebut. Dia berjalan disisi kiri maka aku mengambil jalur berlawanan, aku mengambil sisi kanan jalan.   Namun justru saat itu dia langsung berpindah ke sisi kanan juga, dan dia berjalan tepat ke arahku.   Wajah menakutkannya semakin terlihat ketika jarak di antara kami semakin mendekat, akupun secara reflek menundukan kepalaku karena ketakutan.   Pertemuan kami pun tak terelakkan, aku terus berjalan untuk segera menghindarinya, namun yang terjadi wanita tersebut malah berbalik dan mengikutiku.   Aku pun tersadar bahwa sekarang dia sudah berada tepat di belakangku.   Dia berbisik pelan di telingaku.       

“Aku tahu kau bisa melihatku”

Baca Juga : Gelang ...  LANJUT BACA

Pembunuhnya masih disini

Cerita Seram – Semua perasaan tak enak ini membuatku terbangun di tengah malam. Aku menyalakan lampu mejaku dan yang kulihat sungguh mengejutkan. 

Terlihat banyak sekali bercak darah di selimutku. Aku pun berteriak dan segera berlari keluar kamarku. Lalu berlari turun ke lantai bawah dan ternyata Dusty, anjingku terlihat terbaring bersimbah darah di dasar tangga. 

Aku hendak segera berlari menuju pintu depan. Namun, tiba-tiba aku mendengar suara di ruang makan. “Pembunuh itu pasti masih ada disini” Pikirku. ...  LANJUT BACA